Rabu, 28 Mei 2014
PEngemis apa PEnipu?
Minggu, 29 September 2013
I miss you, papap
Kadang aku memanggap kejadian waktu itu hanya mimpi buruk. Tapi aku selalu disadarkan oleh kenyataan yang menamparku... Aku tak bisa lagi berpura-pura menganggap bahwa papap masih hidup.
Yang aku masih tidak bisa percaya ialah.. Ternyata papap hanyalah manusia biasa, yang suatu saat akan meninggalkan dunia ini. Aku pikir waktu kita untuk bersama masih lama.. Masih panjang...
Aku selalu beranggapan bahwa papap adalah manusia yang sangat kuat, yang bisa melakukan segalanya. Segala urusan di rumah seperti listrik, air, semua dikerjakan papap. Makanya ketika papap pergi.. Hal kecil seperti air PAM tidak jalan pun, aku dan mama cukup panik dan tidak bisa melakukan apa-apa..
Banyak yang berubah, pap, setelah papap pergi.
Aku mulai terbiasa dengan lampu yang dinyalakan saat akan tidur, karena sekarang aku tidur berdua terus sama mama. Biasanya tidur berdua kalau papap lagi dinas malam aja, ya:)
Aku juga jadi sering makan, aku kan dulu sering di ledek papap kalau aku ga makan, pasti papp bilang "puasa" "diet" "udah makan di kampus" tiap aku tawarin papap untuk makan. Semuanya buat ngeledek anakmu yg takut menjadi gendut ini:">
Sekarang aku harus pasang hit elektrik sendiri.. Biasanya papap yang masangin.. Dan aku selalu berpura-pura udah tidur karena nanti papap pasti bilang "tidur, udah malem".
Aku yang biasanya berangkat kuliah dianter papap, pulang dianter papap, sekarang harus membiasakan diri lagi naik kendaraan umum kalau gak diantar jemput sama Arief.
Kalau inget papap udah ga disini rasanya kayak di banting dari atap, pap.. Remuk....
Banyak yang aku sesalin, pap..
Aku udah dapet feeling kalau waktu papap tinggal sebentar lagi sama kami. Tapi aku ga memanjakan papap selayaknya.. Aku selalu mengikuti ego aku sendiri. Aku jahat ya, pap:'(
Well.. Penyesalan selalu diakhir.
Aku gak pernah lupa bagaimana papap sakaratul maut. Papap cuma seperti sedang mengigau saat tidur. Aku bahkan tidak tau kalau itu adalah sakaratul maut. Aku kira papap hanya sedang sakit demam dan hendak pingsan karena saat kusentuh badan papap hangat sekali.. Aku ga pernah menyangka kalau saat itu adalah terakhir kalinya aku mendengar detak jantung papap dan melihat papap menangis saat aku minta maaf dan bilang aku sayang papap..
Mungkin itu pertama kalinya papap mendengar aku bilang "sayang" secara verbal saat aku sudah beranjak remaja...
Aku gak sabar. Kapan aku bisa ketemu papap lagi. Ngumpul sama mama, teteh.. Kapan, ya, pap?
Gak ada habisnya aku minta maaf sama papap.. Aku memang bukan anak yang 100% menuruti perintah dan nasihat papap dan mama.. Tapi aku sayang kalian sampai mati.
Aku pernah baca di novel judulnya Diary Pramugari, katanya seseirang tidak mungkin meninggalkan kita kalau kitanya belum siap. Mungkin menurut papap aku sudah siap.. Mama sudah siap.. Teteh juga sudah siap... Kalau ditanya siap atau tidak tentu saja kami semua tidak akan pernah siap. Tapi ini semua adalah rencana Allah swt, dan rencana-Nya tak pernah salah.
Aku kangen becandaan papap. Ketawa papap. Marahnya papap..
Papap yang tiap malem nina bobo-in aku pakai sholawat waktu aku kecil..
Papap yang tiap mau berangkat kerja selalu bilang ke aku waktu kecil, "yang sholehah, yaa!"
Kalau ke aku yang udah remaja biasanya nanya, "Nanti pulang jam berapa?", hehe.
Papap yang tiap jam 4 sore pulang kerja, aku ambilin air minum, terus papap tidur sampai maghrib..
Papap yang saat di akhir-akhir sebelum 'pergi' selalu terlihat berat saat aku akan pergi kuliah...
Oh, I can't get you off of my mind.
Papap, nanti dateng, ya, kalau aku wisuda. Masih lama, sih.. Tapi aku usahakan lulus tepat waktu. Oh, iya! Papap juga harus ada saat aku menikah nanti. Papap harus melihat suami aku, yang akan menggantikan posisi papap sebagai imam aku. Dan aku berharap itu Arief. Restui hubunganku dengan Arief, ya, pap?:)
I love you, Pap...
Your silly daughter, SKN.
Senin, 23 September 2013
Papap
Jumat, 21 Juni 2013
Tanda Tanya
Dia juga menceritakan.. Dulu waktu zaman nabi, entah nabi siapa aku lupa, diceritakan bahwa ada seorang wanita yang sudah menikah dan ia tinggal bersama suaminya, rumahnya berada jauh dengan rumah orang tuanya. Suatu ketika ibunya jatuh sakit dan sudah sekarat, si wanita tersebut ingin menjenguk dan merawat sang ibu tentunya, tapi saat itu suaminya sedang tidak ada di rumah dan dia tau sekali bahwa "tidak boleh keluar rumah tanpa seizin suami". Zaman dulu kan gak ada henfon ya, kebayang gak sih kayak gimana. Sampai akhirnya ibunya meninggal dan si wanita tak sempat bertemu ibunya untuk yang terakhir kalinya. Tak lama setelah itu, si wanita pun meninggal. Dan mereka berdua masuk surga. Kenapa? Si wanita masuk surga karena menuruti perintah suaminya, dan si ibu masuk surga karena berhasil mendidik anaknya untuk menuruti perintah suaminya.
Minggu, 19 Mei 2013
Review Novel "L" -nya Kristy Nelwan
"Ava Torino, twenty something girl, yang bekerja sebagai produser di sebuah stasiun televisi lokal di Bandung, agak berbeda dengan perempuan pada umumnya. Ava not really into romantic or love things. Ia menganggap pacaran adalah sesuatu yang seharusnya fun. Dan, biar semakin fun, ia nekat meneruskan ide gilanya semasa kuliah dulu: berganti-ganti pacar, sampai ke-26 alfabet tergenapi sebagai huruf awal nama-nama sang pacar.
Dengan ke-adventurous-annya, tidak sulit bagi Ava untuk memenuhi rencana gilanya itu. Namun, tanpa disangka, cowok yang paling sulit ditemukan justru yang namanya berawal hufur L. Maka, cara berpikirnya yang logis memutuskan, siapa pun dia, si L akan menjadi Last Love-nya.
Sayang, Ava tidak menyadari betapa rahasia semesta ini terlalu besar untuk ditaklukkan oleh logika berpikirnya.... hingga terjadilah peristiwa itu...."
...aku langsung penasaran. Ini ceritanya bakal gimana, ya? Ending-nya gimana, nih.. Intip dulu jangan ya, halaman terakhirnya.. Eh, jangan deh, ntar gak seru.
Pikiran-pikiran seperti itu melintas di benakku. Pada akhirnya aku tak tega mengintip halaman terakhir dan mengikuti ceritanya dari awal sampai akhir.
Ketawa, serius, senyum-senyum sendiri pada bagian awal-tengah. Namun semua tawa tadi berganti dengan.. Air mata. Aku nangis beberapa kali di beberapa bab terakhir. Benar-benar menyentuh. Apalagi ending-nya yang.. unpredictable banget. Aku sampai sekarang suka kesel sendiri. Kenapa Ava dan Rei gak nikah aja sih???
Baru aja tadi aku beres baca L untuk kedua kalinya. Setelah aku beres baca L pertama kalinya waktu 2011 lalu, aku cari novel ini sampai keliling toko buku di Bandung, tapi hasilnya nihil. Semua udah gak punya stok novel ini. Aku cuma bisa kecewa, kecewa, dan kecewa. Dan berharap novel ini dicetak lagi.
Dua tahun lamanya, selama itu aku cuma bisa mengingat-ingat part-part yang masih aku ingat dari novel ini. Inti ceritanya sih, aku ingat. Karena aku punya penyakit ijp (ingatan jangka pendek) akut, ada beberapa part yang aku sempet lupa, dan sekarang sudah aku ingat lagi berhubung aku baru banget beres baca L beberapa menit yang lalu. Aku jadi ingat lagi kenapa aku jatuh cinta banget sama novel ini. Kalau boleh lebay sih, this novel really change my life, change my point of view to life, to love..
And here I am, crying all over again!
Keisengan Ava mengoleksi mantan sesuai abjad memang gak aku lakuin--mungkin kalau aku baca ini waktu aku belum pernah pacaran dan terlanjur memiliki mantan yang huruf depannya sama beberapa kali akan aku lakuin--tapi cara Ava memandang pacaran itu seharusnya fun, it's really me. Dan masih banyak lagi hal-hal yang aku merasa kalau Ava tuh 'aku banget'. Sejak pertama pacaran waktu SMP, aku sudah mempunyai mantan sejumlah dengan usiaku sekarang. Dan ada beberapa yang merupakan hasil dari, hmm, selingkuh. Tapi setelah membaca novel ini, aku bersumpah pada diriku sendiri (cie) aku gak akan selingkuh lagi. Lebih baik putus dulu baru jadian sama orang lain daripada mendua, mentiga, apalagi mentimun.. Eh, beda, ya?
Aku berubah jadi manusia yang lebih menghargai suatu hubungan. Aku sekarang jijik banget sama orang yang suka selingkuh. Ngapain sih? Kurang kerjaan banget. Biar apa sih selingkuh? Biar dibilang laku, banyak yang suka? Atau mencari kebahagiaan lain? Ah itu mah cuma pembenaran. Nyari kebahagiaan tapi kok nyakitin orang lain sih, pikirin pacar sendiri tuh perasaannya bakal gimana kalau tahu kamu selingkuh. Ada beberapa faktor juga yang bikin aku jijik. Aku jijik sama diri aku sendiri yang dulu pernah 'berkhianat' sama orang yang sayang sama aku, kenapa dulu aku jahat banget.. Juga karena orang terdekat aku, yang selama ini selalu tampak cool dan berwibawa, seseorang yang sangat aku hormati, tapi semua anggapan aku lenyap setelah aku tahu dia... berkhianat.
Yang bisa bikin aku sampai pada pemikiran ini ada faktor dorongan dari luar juga sih, ini adalah kutipan dari beberapa teman aku:
Feel so FTV when I read the last part of L, my phone suddenly played Sammy Simorangkir - Kesedihanku. Cocooook banget sama yang Ava rasain di bab-bab terakhir novel ini. Lagu mas Sammy yang selama ada di memori hape selalu aku skip sekarang aku putar beberapa kali. Kebetulan yang menyenangkan. Ada yang suka merasakan kebetulan yang menyenangkan juga gak, ya, kayak aku..?
Misalnya tadi, layar hapeku menunjukkan sedang memutar lagu Maliq n d'Essentials - Jatuh Cinta dan tiba-tiba ada sms masuk dari sangke, alias sang kekasih:"> dari awal aku mendengarkan lagu ini memang cocok sekali dengan feel aku saat itu, lagu ini memang aku dedikasikan buat dia. Agak getek sih, nulis ini. Tapi gak apa-apa, toh dia gak akan baca juga:))
Novel L adalah titik balik dimana aku mulai mencintai novel melebihi komik, yang notabene adalah bacaan wajib aku sejak kelas satu SD. Koleksi komik aku udah berkali-kali lipat jumlahnya dari tumpukan buku pelajaran semasa sekolah dulu. Aku sempet bermimpi, someday aku ingin jadi komikus. Tapi sadar akan talenta dalam menggambar dan mewarnai yang sangat buruk, aku mengurungkan niatku. Dan setelah L ini lah, aku mulai berpikir, apa aku jadi penulis aja? Seperti mbak KNel yang menulis dan berbagi 'perasaan ini' sama aku, yang bisa ngerubah hidup dan pola pikir orang lain, yang ngerubah cara orang menjalani hidup, yang bisa bikin orang lain nangis dan ketawa..
Aku rasa menulis tidak butuh talenta khusus seperti bisa menggambar, bisa akting, ataupun bisa menyanyi. Aku orang yang sangat menyukai kebebasan tapi masih dalam batas wajar. Dan buat aku, menulis adalah salah satu caranya. Misalnya kita bebas menulis apa pun yang kita inginkan di blog, tapi tetap ada batas kewajarannya, kan? Gak boleh ada unsur-unsur yang mampu membuat perang dunia ke-3, misalnya.
Untuk sekarang ini aku sudah punya drafts calon novel-novel aku kelak, tapi baru satu cerita yang selesai dan itu pun masih kurang dari 100 halaman. Aku masih harus banyak belajar. Jika ingin menulis, kita harus banyak membaca. Dan itulah cara aku belajar. Cheers, SKN. :)
Selasa, 14 Mei 2013
Syarat Agar Disebut Cantik
BRAIN
Wawasan Luas
Otak itu penting. Penting banget malah. Aku sadar aku memang belum banyak mengetahui tentang kota ini, walaupun sejak 18 tahun yang lalu udah tinggal disini, keluarga aku bukan tipe explorer jadi aku memang jarang jalan-jalan kecuali sama teman-teman. Aku gak tahu banyak tentang pariwisata, batik, dan apapun yang berbau tradisional dari kota ini, dari provinsi ini, dan luasnya, dari Indonesia.
Bahasa
Disini dituntut untuk menguasai minimal tiga bahasa, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Bahasa Daerah. Untuk Bahasa Indonesia aku rasa gak ada masalah untuk wawancara, masalah datang pada dua bahasa lainnya. Walaupun saat ini aku sedang berkuliah di jurusan Sastra Inggris, aku belum merasa sudah fasih berbahasa Inggris layaknya native speaker. Apalagi bahasa Sunda, sebetulnya aku menyelipkan bahasa Sunda di percakapanku sehari-hari, walaupun gak sepenuhnya tapi aku tetap menggunakannya. Ternyata kalimat bahasa Sunda-ku sehari-hari salah total. Susunannya, cara bacanya, kalau guru bahasa Sunda aku semasa SD, SMP, dan SMK tahu, bisa ngambek nih kayaknya. Aku benar-benar kesulitan saat dites bahasa Sunda. Aku udah yakin aku gagal total disini.
Bakat
Waktu mau nulis kolom "Prestasi : .........." aja aku sampe gak jadi dan nyimpen berkas formulirnya dua hari. Bakat aku apa? Sampe muter otak berapa kali tetep gak ketemu jawabannya. Mungkin inilah kenapa semasa sekolah dulu aku sering mendengar "WAJIB MENGIKUTI EKSKUL, JIKA TIDAK MAKA SISWA TAK AKAN NAIK KELAS". Aku yang sedari kecil sangat tidak mempercayai mitos, atau apapun yang terdengar 'lucu' gak akan pernah aku lakuin. Malah semacam ingin nantangin, bener gak nih, bakal gak naik kelas?
Kayak waktu SD aku inget banget ada salah satu temen aku bilang harus nyudah tiga kali kalo liat kadal, ntar anaknya kayak kadal. Gak boleh nyiumin pulpen harum yang ada gantungannya soalnya berisi narkoba (yakaleee, pusat rehabilitasi penuh sama anak SD. Emang tuh pulpen gak dites dulu sebelum menuju ke pasar), kalau pensil udah lebih pendek dari kelingking harus dibuang soalnya ntar ibu kamu mati (kamu kira nyawa ibu aku bisa diukur dari pensil yang dibeli di warung?), pabanyak-banyak cerita ketemu hantu (biar disangka anak indigo mereun), gak boleh nyanyi lagu aserehe plus joged-jogednya, soalnya lagu manggil cetan (uuu dukun kaliyaaa). Daaan masih banyak lagi. Aku cuma ketawa renyah aja ngedenger temen ngomong gitu.
Kenapa aku bisa sampai titik gak bisa percaya mitos dari SD--yang kalau aku pikir sih masih kecil banget dulu tuh--karena sahabat aku dari TK punya pemikiran yang sama dengan aku. Aku percaya lingkungan bisa merubah seseorang, dan aku bersyukur aku diketemuin sama dia di lingkungan aku. Kami akhir-akhir ini suka bertukar pandangan tentang sesuatu, kami bisa bercerita atau pun berdebat sampai larut malam membahas berbagai macam hal. Ada beberapa pemikirian dia yang berhasil merubah kehidupan aku, dan sisanya sih aku dan dia ternyata memang sudah satu pikiran.
Walau pun sempet ada beberapa mitos yang sempet mau aku percaya tapi seiring bertambahnya usia, aku sulit untuk percaya mitos sekarang. Sekalinya tergoda untuk percaya aku selalu berpikir rasional dan aku selalu ingat aku punya Al-Qur'an, dan punya teman untuk di-share dan diminta pendapatnya. Tapi ada dua hal yang entah masuk kategori mitos atau apa, aku percaya kekuatan sompral dan aku percaya what you give is what you deserve. Makanya aku selalu menyesal setiap kali aku bercanda kelewatan sehingga menjadi sompral, dan berusaha tidak mengulanginya lagi. Aku juga selalu berusaha menjadi pribadi yang menyenangkan untuk semua orang, walau pun adalah hal yang tidak memunginkan untuk bisa menyenanangkan semua orang.. At least I tried.
Balik lagi ke topik, mungkin kurikulum sekolah memang sudah menyusunnya sedemikian rupa untuk masa depan siswa siswinya, makanya diwajibkan ikut ekskul. Siswa siswinya aja yang bandel, males ikut atau sok sibuk gitu kayak aku. Sekarang kerasa, beneran deh kerasaaaa banget. Ternyata berorganisasi itu kebutuhan. Walaupun aku gak suka karena terlalu terikat, senioritas, terlalu formal, it's boring for me. Tapi, ya, suatu saat kamu pasti bakal butuh, jadi buat anak-anak SMA atau sederajat yang mungkin baca ini, mending ikut ekskul, gih, terus bikin prestasi yang banyak kalaupun gak ikut ekskul di sekolah bikin ditempat lain. Asli harus punya prestasi banget buat kehidupan kedepannya. Nyesel aku juga waktu SMK cuma ikut teater itu juga ga pernah juara satu:( basket gak bener, jadinya malah ngemenejerin aja. Gak punya prestasi banget, kan.
BEAUTY
Tinggi
Selalu. Tinggi. Bikin. Nyesek.
Tinggi badan aku rasa adalah faktor utama, di formulir memang tercantum tinggi minimal 160cm. Tapi aku pikir, "Ah, gak ada salahnya dicoba.", dan setelahnya aku berpikir, "Salah, nih, dicoba.". Aku jadi berpikir, apa 'cantik' itu harus tinggi? Harus banget???
Cantik
Aku sering denger kalau cantik itu relatif. Tapi relatifnya orang-orang kok kayaknya menjurus ke cewek yang tinggi, putih, mancung, kalau bisa sih peranakan. Padahal kalau masalah cantik, kan, sedikasih-Nya aja, ya gak? No need and can't be change. Kenapa aku ngomong gini? Perhatiin aja artis-artis, kebanyakan mukanya indo, yang mukanya pribumi rata-rata karena orang tuanya udah duluan jadi artis kondang atau karena dari kecilnya udah jadi artis, rata-rata yang mukanya pribumi jadi pelawak, penyanyi, jarang banget yang jadi tokoh utama di film atau sinetron.
Amazing Skin
Kulit juga sama pemberian dari Tuhan, kita cuma bisa mempercantik dengan merawatnya, gak bisa menggantinya. Jadi, ya, seadanya aja. Kalau mau mulus banget mah ampelas aja:(
Brain udah, beauty udah, tinggal BEHAVIOR..
Attitude
One doesn't simply is.... act like lady. Aku dasarnya tomboy, semenjak SMK baru mulai belajar centil tapi kayaknya malah centil itu yang melekat di diri aku sampe sekarang. Banyak yang bilang aku centil banget. Ya, tiap orang boleh berpendapat. Gimana cara kamu duduk, cara kamu bicara, cara kamu bergerak.. Aaaa that makes me crazyyyyy. So manner, capek, pegel.
Aku gak marah atau pun kecewa. Aku selalu berpikir kalau aku gak berhasil melakukan sesuatu mungkin ini bukan jalan aku, mungkin memang begini lah yang Allah swt. kehendaki. Percuma aku daftar lagi di tahun berikutnya untuk gagal karena alasan yang sama (tinggi badan). Ini cuma berbagi pengalaman aja. See ya on my next article, cheers, SKN.
Kamis, 18 April 2013
Menemukan Watak Manusia Melalui Eneagram
Eneagram berasal dari bahasa Yunani, ennea yang berarti sembilan. Eneagram adalah penjabaran sembilan tipe energi alam, yang masing-masing tipe menyimpan watak dan karakter. Sembilan tipe tersebut membedakan cara orang dalam menentukan pilihan, bertingkah laku, menumbuh kembangkan sifat-sifat dirinya dalam kehidupan sehari-hari. Eneagram sudah dikenal dalam peradaban Asia Tengah sekitar tahun 2500 SM. Eneagram masuk ke Indonesia sekitar tahun 1975 dan beredar di kalangan terbatas.
Dalam eneagram watak manusia dibagi menjadi sembilan: The Perfectionist, The Helper, The Achiever, The Romantic, The Observer, The Questioner, The Adventurer, The Asserter, dan The Peacemaker.
Agak mengingatkan aku dengan Seven Deadly Sins yang kita ketahui isinya adalah Wrath, Greed, Sloth, Pride, Lust, Envy, dan Gluttony. Lebih banyak tentang ini searching aja sendiri, ya. Gak akan aku bahas disini soalnya beda topik.
Ada 14 pertanyaan yang terdiri dari tujuh pertanyaan untuk menguji kepribadian mengenai pemecahan masalah dan tujuh pertanyaan untuk menguji sikap dan cara menghadapi kehidupan. (Usahakan jangan dulu melihat hasilnya dan jangan isi asal-asalan, ya).
I. Cara Memecahkan Masalah
1. Apa yang paling Anda inginkan dari orang lain?
A. hormat dan kepatuhan
B. kasih sayang dan penerimaan
W. jarak dan privasi
2. Mana yang terbaik bagi Anda?
A. memimpin orang lain
D. ditolong dan dilindungi
W. bertindak menurut cara saya sendiri
3. Mana yang Anda anggap paling penting?
A. orang lain bertindak sesuai keinginan saya
D. berbuat sesuai harapan orang lain
W. menuruti kehendak saya sendiri
4. Apa yang Anda harapkan bila bertemu orang baru?
A. berguna bagi saya
D. semoga menyukai saya
W. tidak akan mengganggu atau mencampuri urusan saya
5. Sifat mana yang tidak Anda sukai?
A. cengeng
D. intelektual
W. agresif dan lugas
6. Apabila ada orang yang mengganggu, apa yang Anda lakukan?
A. pamer kekuatan sehingga ia jadi takut
D. berusaha menjadikan ia teman agar tidak mengganggu
W. menghindar
7. Apa yang paling menjadi perhatian dalam hidup Anda?
A. cita-cita dan karier
D. membina hubungan dengan orang lain
W. menjaga kehidupan pribadi
II. Cara Memandang Kehidupan
1. Pilih yang cocok dengan sikap Anda dalam menjalani hidup:
S. saya berani menghadapi hidup
M. saya bisa menyesuaikan diri
R. hidup ini terkadang menakutkan
2. Bagaimana cara Anda membuat suatu keputusan?
S. saya lakukan sendiri
M. terlebih dahulu menundanya dengan orang lain
R. sering kali orang lain yang memutuskan
3. Bagaimana cara mengontrol perasaan Anda?
S. menghadapi hidup dengan tegar
M. menyesuaikan diri terhadap tuntutan hidup
R. ikut arus kehidupan
4. Mana yang terpenting bagi Anda?
S. menguasai persoalan menurut cara saya
M. menyesuaikan kebutuhan pribadi dengan kebutuhan orang lain
R. menjaga segala sesuatu agar tetap terkendali
5. Kehidupan Anda akan lebih bila ....
S. tantangan mudah diatasi
M. segala sesuatu dikompromi
R. komplikasi yang muncul hanya sedikit
6. Bila muncul masalah baru ....
S. biasanya sanggup mengatasinya
M. melakukan kompromi dan menyesuaikan
R. sering kali kewalahan
7. Ketika Anda merenungkan kembali tindakan yang sudah dilakukan, gagasan apa yang sering muncul?
S. sebenarnya, saya mampu melakukannya dengan mudah, tetapi ternyata usaha saya berlebihan
M. sering terpaksa kompromi meski sebenarnya tidak perlu
R. ternyata masalahnya tidak sesulit yang saya duga
Nah, sekarang waktunya otak kiri kamu bekerja. Silakan hitung jumlah jawaban kamu sesuai dengan pilihan huruf. Jika sudah, cocokkan dengan score yang kamu dapet!
*jika jawaban bagian I yang terbanyak adalah A, dan jawaban bagian II yang terbanyak adalah S, maka score kamu = 8
Score 1, The Perfectionist
Keberadaannya didorong oleh kebutuhan menjalani hidup dengan benar, realistis, memiliki suara hati yang peka, mempunyai prinsip hidup yang kuat, idealisme tinggi, selalu mengejar kesempurnaan, etis, terpercaya, produktif, bijak, adil, jujur, rapi, dan disiplin.
Sifat buruknya yaitu suka menilai dan mengkritik, tak terbengkokkan, dogmatis (sikap seseorang atau karakteristik seseorang yang cenderung tertutup), obsesif-kompulsif, terlalu serius, mengontrol, khawatir, iri hati.
Score 2, The Helper
Dimotivasi oleh kebutuhan dicintai dan dihargai, sangat peduli dengan lingkungannya, suka membesarkan hati, peka terhadap kebutuhan orang lain, cepat akrab, mudah menyesuaikan diri, dermawan, antusias, bersemangat.
Sifat buruknya yaitu mengorbankan diri, suka basa-basi, pandai merekayasa, posesif, histeris, lebih tertuju pada kesibukan di luar.
Score 3, The Achiever
Penuh semangat, optimis, percaya diri, dan tindakannya terarah pada tujuan yang ingin dicapai. Rajin, efisien, mandiri, kuat, dan praktis.
Sifat buruknya yaitu suka menipu, narsis, berpura-pura, sombong, bergaya bagai bos, pendendam, kelewat bersalah. (Wow, hati-hati dengan orang tipe ini, guys!)
Score 4, The Romantic
Tindakannya didorong oleh kebutuhan mendapatkan pengalaman perasaan serta untuk mencari arti kehidupan, sangat peka, hangat, pengertian, simpati, introspeksi, terbuka, kreatif, intuitif, mendukung, dan lembut.
Sifat buruknya yaitu merasa tertekan dan bersalah, murung, terkungkung pada diri, dan keras kepala.
Score 5, The Observer
Memiliki kecenderungan kebutuhan yang besar akan ilmu pengetahuan, puas pada diri sendiri, penganalisis hebat, tekun, peka, bijak, objektif, pengertian, dan menahan diri.
Sifat buruknya yaitu berlagak intelek, judes, keras kepala, bersikap menjauh, suka mengkritik orang lain, sulit diyakinkan, berpikiran negatif.
Score 6, The Questioner
Dinamika hidupnya dimotivasi oleh kebutuhan terhadap kepastian, penuh tanggung jawab, dapat dipercaya, loyal, disenangi, perhatian, tulus, cerdik, dan praktis.
Sifat buruknya yaitu paranoid, mengontrol, tak dapat ditangguh, mengadili, defensif, kaku, menyiksa diri, dan suka nge-test orang lain.
Score 7, The Adventurer
Tindakannya didorong oleh kebutuhan mencapai rasa bahagia, penuh semangat, lincah, optimis, bersenang-senang, spontan, imajinatif, produktif, percaya diri, memukau, dan ingin tahu.
Sifat buruknya yaitu suka berfoya-foya, tak terpusat, pemberontak, tidak disiplin, posesif, maniak, menghancurkan diri, dan tidak tenang. (Hiiyyy ngeray qaqa)
Score 8, The Asserter
Perilakunya didorong oleh kebutuhan rasa percaya diri, menghindari perasaan lemah dan bergantung pada orang lain, suka blak-blakan, berkuasa, setia, penuh semangat, manusiawi, dan melindungi.
Sifat buruknya yaitu menguasai, pemberontak, tak punya perasaan dan suka menindas (katanya manusiawi, ya?), terpusat pada diri, meremehkan, dan agresif.
Score 9, The Peacemaker
Cenderung membutuhkan rasa tentram dan mempertahankan rasa tentram tersebut, menghindari konflik, menyenangkan, mengutamakan damai, murah hati, sabar, mudah mengerti, diplomatis, pandangannya terbuka, dan empati.
Sifat buruknya yaitu suka menunda-nunda, mengambil jarak, pelupa, keras kepala, terobsesi, apatis, suka mengadili, dan sulit diyakinkan.
Kamu termasuk di golongan yang mana, nih? Kalo sifatnya gak 100% sama banget ya maaf-maaf aja, jangan salahin aku. Kan cuma re-post :D
Kalau aku waktu SMP tuh termasuk golongan yang suka nolong yaitu The Helper. Tapi seiring berjalannya waktu, sifat, pola pikir, dan cara pandang tiap orang pasti berubah. Dan aku pun begitu. Awal 2013 aku jadi komunitasnya orang blak-blakan a.k.a The Asserter. Dan setelah aku mengetik ini, sambil dipilih-pilih lagi kan jawabannya, ternyata gak sama semuanya kayak jawaban aku waktu awal 2013, cepet amat ya berubah pola pikirnya.. Entah ini hal bagus atau ngga.
Masih banyak cara untuk mengetahui sifat seseorang, kalo lagi mood ntar aku post lagi. Sampai disini dulu ya guys, mohon maaf bila ada kesalahan dan kalau ketikan aku susah dimengerti. Love yaaa and God bless yaaa :* Cheers, SKN.
Apa yang dipikirkan mereka sebelum pesta makan malam...
Score 1: "Ku harap aku dapat menyuguhkan anggur yang terbaik."
Score 2: "Ku harap disana orang akan cocok satu sama lain."
Score 3: "Aku akan menjalin banyak hubungan kerja sama dengan orang-orang."
Score 4: "Aku nggak semangat pergi ke pesta...."
Score 5: "Aku mau tinggal di rumah saja, ah, bersama buku ensiklopediaku."
Score 6: "Aku tak boleh lupa memberi makan kucingku dan mengurungnya."
Score 7: "Kalau pestanya gak menarik, aku masih punya acara lain."
Score 8: "Aku akan meninggalkan pesta jika tak ada anggur, wanita, atau musik yang OK."
Score 9: "Saya akan merasa kerasan di pesta jika nanti malam bisa menjalin hubungan yang baik."
pesta makan malam...
Score 1: "Variasi menunya kurang."
Score 2: "Betapa senang merasa dibutuhkan."
Score 3: "Aku perlu makan cepat-cepat lalu lari, banyak urusan."
Score 4: "Caviar murahan, 'kejutan'."
Score 5: "Kelompok gosip, ini baru bikin aku betah ada disini."
Score 6: "Score 3 cepat pulang, apakah dia nggak senang sama kita?"
Score 7: "Aku mau makan dulu, lalu ambil foto, lalu pergi kursus, lalu... lalu... lalu..."
Score 8: "Teruskan kesini makanan itu semuanya!"
Score 9: "Aku merasa dekat dengan semua orang."
setelah pesta makan malam...
Score 1: "Kuharap mereka tak sakit hati karena kritikanku."
Score 2: "Aku amat lelah, tetapi aku senang semua orang menikmati pesta."
Score 3: "Aku tak banyak membuat kontak dalam acara makan malam tadi, tetapi akan aku lakukan pada pencarian dana nanti."
Score 4: "Percakapan di pesta tadi tak berkesan, biasa-biasa saja."
Score 5: "Aku senang bisa pulang lebih awal, jadi aku bisa membaca bukuku sekarang."
Score 6: "Hehe, lega dan aman sudah tiba di rumah lagi."
Score 7: *Masih keluyuran cari hiburan lain* (buset dah)
Score 8: "Aku yakin aku telah dapat memukul dia dalam debat tadi.."
Score 9: "Oh, aku gembira, mereka menyukai ceritaku."
Jumat, 05 April 2013
Kursus Jahit (lanjutan)
Minggu, 10 Maret 2013
.......
Sabtu, 09 Maret 2013
Andhika Triyadi
Jatuh cinta pada kali pertama.
Aku tidak melihatnya, tidak tahu wujudnya, tapi aku mendengarnya.
Ya, sejak pertama aku mendengarkan musiknya.
Musiknya lembut, menyentuh, indah menyapa telingaku.
Aku merasakan musiknya.
Ada yang sedih, ada yang senang, ada juga yang membuatku teringat pada hal konyol sehingga aku jadi senyum-senyum sendiri.
Disaat yang lain merengek-rengek ingin mendownload scoringnya,
Hampir setiap malam aku buka soundcloudnya, berjam-jam aku repeat semua musiknya.
Bikin nagih, sih.
Hebatnya, aku bahkan pernah menangis karena musiknya.
Itu baru musiknya, gimana kalau ditambah lagu. Mungkin aku bisa menangis tersedu-sedu :-|
Aku memang bukan orang musik, aku gak banyak mengerti, tapi aku bisa merasakan.
Aku suka musiknya.
Cheers, SKN.
Jumat, 08 Maret 2013
Mimpi
Apa itu mimpi?
Semua orang pasti punya mimpi.
Ada yang bermimpi suatu saat nanti ingin menjadi dokter. Ada yang bermimpi ingin menjadi pilot, polisi, abri, TNI Angkatan Laut, Udara, Darat. Ada juga yang ingin menjadi guru. Sewaktu TK, jawaban itu lah yang paling sering di dengar oleh kita. Setiap orang punya mimpinya tersendiri. Bahkan anak TK sekalipun. Tapi tak banyak yang dapat mewujudkan mimpi kecilnya.
Contohnya aku, sewaktu TK (kalau gak salah, sih) aku ingin jadi dokter. Saat aku SD, mimpi itu terwujud. Aku jadi 'dokter kecil' karena dulu aku jago Matematika dan IPA (haha) yang membuat aku merasa bertanggung jawab untuk setiap harinya membawa kotak P3K. Padahal gak ada yang minta juga, sih. Kalau di SMP disebutnya ketua PMR kali.
Tapi impian untuk menjadi real doctor kandas saat aku masuk SMP, entah kenapa, tapi aku benar-benar gak ingat kalau sudah besar nanti ingin jadi dokter. Aku merubah cita-citaku ingin menjadi seorang peneliti. (Terinspirasi dari film-film semacam I Am Legend, Spider Man, dkk yang ada adegan ilmuwannya)
Di daftarkan lah aku di SMK negri jurusan analisis kimia. Tapi, karna bobot nilai kurang sedikit, lapur sudah semuanya. Paypay laboratorium, paypay jas lab berwarna putih, buret, timbangan, labu enlemeyer, pipet, larutan-larutan yang baunya 'busyet banget', destilasi, reaksi oksidasi, dkk...... (Bener gak tuh ya nulisnya?)
Aku akhirnya berada di jurusan yang gak pernah aku bayangkan, teknik komputer jaringan. I'm just like, what is that? Why it can be like that? Hey, why my PC don't want to connect to the fuckin' internet? What the hell is going on with my routher? How the fuck I can make this FTP cable?! Guys, help me make this server running please?!?! Btw who was made the internet, does it come with magic?
Hampir setiap praktek selalu diawali dengan keluhan, kebingungan, kesedihan, dan berujung dengan frustasi:((
Selama 3 tahun aku sekolah, tanpa bantuan dan dukungan teman-teman seperjuangan dan guru-guru yang baik hati aku mungkin takkan bisa seperti sekarang (lulus dengan mulus tanpa remedial). Love you @genthird, love you bapak-ibu guru.
Mempelajari tektek bengek jaringan komputer, aku sama sekali gak tertarik kecuali saat-saat aku bisa pakai wifi sekolah di waktu praktek. Buatku, segala yang berbau teknik, komputer, dan jaringan, membuat otak mumet. Mungkin teknik memang bukan my piece of cake. Aku cuma ngerasa jago di bidang bahasa selama sekolah. Kalau urusan pelajaran eksak, processor otak aku langsung panas. Fan-nya jebol. Akhirnya aku memutuskan, kalau kuliah nanti aku gak mau ambil teknik walaupun mamce inginnya gitu.
SNMPTN 2012 aku pilih universitas pendidikan, aku ingin jadi guru Bahasa Inggris. (Terinspirasi oleh guru Bahasa Inggris SMKN 13 Bandung tercinta, Mam Nurul). Tapi karena aku gak belajar maksimal, buku latihan SNMPTN yang dibeliin mamce cuma aku isi sekitar 30 lembar pertama dari ratusan lembar yang ada. Itu pun yang aku isi penuh cuma bagian yang gak ada hitung menghitung. Aku nyesel, kenapa dulu males-malesan. Itu terjadi waktu bulan Juli, dan itu adalah kado terburuk seumur hidup aku *cry*. Sekarang aku kuliah di universitas swasta, jurusan Sastra Inggris.
See, entah kemana takdir akan membawa kita pergi. Apa nanti aku akan menjadi penerjemah? Atau penulis novel? Atau jadi guru? Kalau jadi programmer mah, ogah yee..
Sebenarnya aku masih mempunyai banyak mimpi. Agak apaan-sih-lo-day-dreamer-banget-wake-up-dong-coy untuk di share. Biar hanya aku, Allah SWT., kakak, dan segelintir temanku saja yang tahu. Tapi aku harap, mimpiku yang agak muluk ini dikabulkan oleh-Nya.
Aku sering melamun akhir-akhir ini. Di angkot, di kamar, di ruang tamu, dimana-mana. Aku memikirkan masa depan.. akan menjadi apa aku nanti. Kenapa cita-citaku sering sekali berubah? Disaat jamannya Indonesian Idol, aku ingin jadi penyanyi. Disaat sedang gencarnya akun-akun di twitter menerbitkan buku, aku ingin jadi penulis. Dan waktu ada Asia's Next Top Model pun, aku kabita ingin berada disana. Tapi gak mungkin lah, yaaaa, badan cebol aja sok mau jadi model hahaha:))
Padahal aku selalu berdoa untuk di kuatkan pendiriannya. Tapi mungkin belum ya, akunya juga kurang berusaha kayaknya.
Aku cuma ingin berguna dan bikin bahagia banyak orang, specially untuk keluarga aku.
Aku gak berani bilang, aku masih muda berarti perjalanan aku masih panjang. No. Hidup gak ada yang tahu, kan? Kapan sahabatku melepas masa lajangnya, kapan penyanyi favoritku merilis album terbarunya, kapan akan ada handphone yang lebih canggih dari smartphone yang sudah ada, kapan seniorku lulus, kapan keponakanku mulai pacaran, kapan toko make up yang SPG-nya jutek-jutek bangkrut, kapan anak tetangga yang masih bayi mulai bisa merangkak, kapan tukang seblak langganan buka cabang lagi, apa avatar terakhir yang aku pakai di twitter sebelum aku meninggal..
Banyak orang yang sering menunda pekerjaannya karena berpikir akan diberi umur panjang. Termasuk aku, aku orang yang sempat berpikiran seperti itu. Walaupun kadang juga aku berpikir, seperti malam ini. Bagaimana jika aku pergi duluan meninggalkan papap mamce, teteh aa, sepupu, keponakan, teman, tetangga, guru, dosen, senior, junior, mantan, musuh, mang baso langganan, warteg deket kampus. Apa yang akan terjadi, ya? Apa mereka akan merindukanku? Apa yang akan mereka kenang dari seorang Syuri?
Masih banyak, sangat banyak malah hal yang ingin aku lakukan selama masih diberi nafas oleh sang pencipta. Semoga aku diberi waktu yang agak banyak oleh-Nya untuk mewujudkan mimpi-mimpiku. Semoga kamu juga ya, iya, kamu. Yang lagi baca tulisanku ini. Berdoa lah. Minta kepada Tuhanmu. Tapi jangan lupa juga berusaha.. Karena doa saja tanpa usaha, sama saja nihil. Kayak kamu lagi laper, tapi ogah jalan ke dapur. Those foods will never run to your mouth it self, dude. Semangat terus! Aku ingin lebih semangat dan berani lagi dalam mengambil tindakan mulai sekarang. Karena mungkin 1 tahun dari sekarang, kita akan menyesal karena tidak melakukan hal yang kita tunda waktu itu. Hap-hap-hap! Kita sama-sama berbagi semangat, ya. Cheers, SKN. :)
Minggu, 24 Februari 2013
Diari 24 Februari 2013
Hari ini di mulai dengan amarah mamce a.k.a mama centil gara-gara aku terus tidur sampe jam 8 padahal mamce ngajak 'nyelupin jari kelingking ke tinta' pagi-pagi sekali dan aku jadi melakukannya sekitar jam 9 pagi sama papap yang memang partner ngaret aku. Sepulangnya dari TPS, aku santai-santai aja dirumah. Nonton tv, design baju, goler-goleran di kasur dan online. Naaah, pas aku buka twitter sekitar jam 12-an, aku kaget banget ternyata ada nobar Operation Wedding di BIP! Aku langsung minta di temenin sama pacar aku. Tapi dia foto kelas dulu di Jonas Banda, deket lah ya ke BIP. Akhirnya aku mutusin buat ketemuan di BIP aja sama dia. Tapi kalau aku naik angkot ke BIP dari rumah takutnya gak keburu, akhirnya aku minta di temenin sama eceu MuthiaSeptianaSiTukangSelapSelipKaloBawaMotor. Pas Tia udah oke, aku langsung mandi lagi biar wangi, aku dandan, dan sengaja banget pake wedges biar kalo ketemu Adipati gak terlalu jomplang tinggi badannya. Tujuan aku kesana ya cuma mau liat Adipati Dolken.
Udah ready, aku sama Tia caw ke BIP dengan kondisi motor yang remnya kadang-ada-kadang-nggak. Tapi demi Adipati aku rela melakukan apa saja... Hehe. Ini lebay.
Pas di motor Tia nyeletuk, "Apekteh kita udah cape-cape kesana Adipatinya gak ada hahaha.."
Hmm jadi kepikiran..... Kalau gak ada gimana.. Aku udah bebelaan gini sampe ngerepotin Tia.....
Sekitar jam 2 kita baru nyampe di BIP karena tadi muter-muter Bandung dulu, si eceu kan busy-ness girl. Sibuk banget dah pokoknya.
Dengan segala kerusuhan yang ada, aku sama Tia sedikit berlari ke Empire21. Setibanya di sana, ada crew Ardan fm lagi bagi-bagi merchandise Operation Wedding. Gak lama kemudian muncul para pemain, dimulai dari Kimberly Ryder, Yuki Kato, Dahlia Poland, Sylvia Fully, dan terakhir Christ Laurent. Wait, terakhir??? No more people???? Yup, there's no Adipati Dolken. HAHAHA:( Udah buru-buru ternyata Adipatinya gak ada!! Aku langsung check twitter, dan aku lihat kalender.. 24 Februari 2013 itu jadwal Meet 'n Greet Adipati di Lembang. Aku lupa. Walaupun memang gak ada niat aku buat ikut acara gituan. Di pikiran aku yang bakal dateng kesana tuh cewek-cewek yang teriak-teriak "KAK ADIIIII, KAK ADIIII LIAT SINI DOOOONG!!!!" Terus pas Adipati udah ngelirik ke sana ntar pada teriak, "AAAA TADI KAK ADI SENYUMIN AKU.." terus cewek disebelahnya ngambek "IH KAK ADI SENYUMIN AKU TAUK!!!" padahal kan belom tentu ya, haha. Walaupun ngenes tadi gak sempet liat Adipati secara real in front of me, aku seneng juga. Terimz banget ya udah ngajak jalan-jalan keliling Bandung, ditraktir bakso, dianter jemput pula xoxo Muthia Septiana. Cheers, SKN.
Sabtu, 09 Februari 2013
Cruelty of Human Mouth
Everyone has a point of view about something differently. Worse, many of those who spit their negative think without thinking other people's feelings. That's hurt, I admit I also do it sometimes. But I'm more like.. Hey you're smoke? Oh, it's OK. You're drink? It's all up to you. You've had sex? No problem, that's your privacy. You wear a lot of make up? It's good for you. You don't? Well all fucking right. I don't care if people have tattoos or piercings.. I don't care if people have a fucked up past.. I'm no one to judge and neither are you. But after so long, I finally realized the law of karma applies. You're judging other people, other people will judge you. And I was born again become person that always saw the positive side of everything. I'd love if people also began to think like me, but it wasn't possible. Life is not too exciting if all people in this world have same thought.
Many people judge a person only from the appearances. And why often each of us do pretty good things, other people don't sees it. But when we do bad things, everybody all ears?
Since junior high school I was often known as a wild girl. I admit I love to be free. I colored my hair to red, sloppy looked, speak sarcasm, use mini skirt for school, acted casually, etc.
But, hey! Make sure you're good enough before you judge me. Don't judge me just because my sin differently than you. I wish people would look to their selves first before their judge others.
Lucky I was blessed with super-duper-regardless character. So I don't give a fuck what people thinks of me. I am me. I am who live my life. All the pain, the radiance, the mystery, the beauty, everything you see in me, you'll NEVER understand it. Who are you to judge? Only God can judge me. God made me who I am like this, so are you questioning God?
I hope the people who judge me will realize, the fact about I'm trying to be a good person. Although if it was written, it'll be a lot of my mean notes.
The more I get older, the more I struggled to fix my sins. I'm trying not to fall into the same hole again. I wanna be ant's pants. I'm arse into gear. I hope you guys who already judging me around to see if I don't live in the past anymore. Please appreciate my life TODAY. I'm sick of all you people judging me.. Cheers, SKN.
Senin, 04 Februari 2013
Kursus Jahit
Karena aku gak mau repot jauh-jauh cuma buat kursus, aku nyari tempat kursus deket rumah. Dan ternyata ada, setelah ngubek-ngubek Cijerah selama 1 minggu.. Aku menemukan Yani 16, sebelahan banget sama bengkel motor. Dan selama 18 tahun aku hidup, aku baru tahu kalau "Yani" itu tempat kursus jahit. Aku kira warteg..
Singkat cerita aku daftar kursus kilat aja, soalnya kalo kelas regular 1 tahun, keburu bocen, cyin. Lagian kan tujuannya juga ngisi liburan sambil melakukan hal produktif.
Hari pertama kursus buteeeek bangeeet.. Disuruh bikin pola. Keliatannya sih kayak gampang, eh ternyata ada rumus-rumusnya juga. Percuma kabur ke sastra, ketemu matematika juga. Ternyata dimana-mana ada dia:'(
Hari kedua aku udah menciptakan 1 rok. Tapi masih kurang bagus jadi kayaknya gak akan sering aku pakai.
Naaaah hari ini aku mulai bikin pola untuk dress. Beres digunting sesuai pola, kainnya langsung aku alihkan ke tenaga ahli yaitu tukang obras deket rumah. Besok mulai di jahit sepertinya. Semoga gak gagal. Wish me luck. Cheers, SKN.
















